Kelinci, penghibur saat bosan


Hibah semua kelinci di kandang, itu yang pertama ada di benak ketika lelah mengurus kelinci-kelinci yang sakit, atau tidak juga berhasil menghasilkan anak. Kadang rasa malas untuk memberi makan di kala pagi atau malam sering menghinggap. Bagaimana tidak, kalo dihitung-hitung uang yang dihabiskan serta waktu yang telah dilewatkan untuk mengurus kelinci tentunya tidak sedikit.
Satu waktu, kelinci Kobika pernah beranak dengan warna-warna yang sangat bagus dengan badan-badan yang sehat pula. Ibunya yang sangat bertanggung jawab, menyusui anaknya selama 10 hari secara teratur. Namun hama tikus membuat harapan Kobika pupus. Seluruh anak-anak kelinci mati. Sebagian dimakan tikus dan sebagian mati terinjak2 ibunya yang stres. Kekesalan Kobika sampai ke ubun-ubun. Bahkan bertambah ketika sang induk tidak menghasilkan anakan yang sama dengan yang mati.
Tapi semua itu lambat laun sirna. Seiring waktu dalam mengurus kelinci dan belajar dari kesalahan, harapan itu kembali muncul. Rasa putus asa pun hilang terhapus tingkah polah kelinci yang unik dan lucu. Apalagi jika berhasil mengobati atau membesarkan anak-anak kelinci dan menjadi indukan yang siap beranak lagi. Suatu pengalaman yang sungguh menyenangkan.
Dari situ kobika belajar untuk tidak gampang menyerah dan selalu sabar dalam menekuni sesuatu. Semoga curhatan Kobika ini memberikan semangat kepada para pemula dalam memelihara kelincinya 🙂

Advertisements

5 thoughts on “Kelinci, penghibur saat bosan

  1. mantap… promosiin lagi dong, sedikit orang yang online…lebih sedikit orang yang browsing…dan lebih sedikit lagi orang yang online dan browsing dan nyangkut di di website yang indah diliat ini…

    pake fesbuk juga bagus mas,sukses terus ya !

  2. persis sama yg q alami…hanya saja skrg waktunya kejadian itu.bhkan krn kesel.begitu dpt tikusnya kekejaman tjd luar biasa hingga hancur tuch tikus. n kini kta2 itu buatq ikut anda buat berjuang kembali.say no to mouse…..huuuuhuhhhhhh

  3. aku juga pernah ngalamin hal yang sama, awalnya suka males kalo kasih makan di pagi dan malam hari apalagi kelinciku doyan minum, tapi begitu dia sakit dan ngeliat dia ga ceria aku sedih banget dan janji bakal rajin rawat dia biarpun harus bangun tengah malam untuk kasih minum.
    sampe sekarang aku terus berusaha supaya bumbum (nama kelinciku) sehat terus dan ceria. yang penting harus terus dikasih perhatian, diajak ngomong, dielus dan dibersihin rumahnya setiap hari 🙂

    nice post! 😀

  4. sebenarnya sungguh menyakitkan kalo mengingat nya. namun itu lah kenyataan. badan mereka yg masih munggil dan imut. saya sudah kehilangan 2 ekor kelinci. klo saja yg pertama tidak mati, mungkin sekarang sudah berumur sekitar 7 ato 8 bulan. namun krn sakit diare yang sudah parah, dan bahkan sudah saya bawa ke 2 tempat praktek dokter hewan, namun tetap saja tidak bisa tertolong. dan di hari dan malam terakhirnya dia terkulai lemas dengan nafas tersenggal-senggal dan kejang2, dia mati dalam pelukan saya. dan yg kedua itu ada anak bayi dari kelinci saya yang baru saja lahir dan bertahan hidup selama 3 minggu terjatuh dari tempat tidur dengan posisi kepala terbentur ke lantai. namun pada saat itu dia tidak langsung mati. dia masih coba bertahan sampe paginya dan saya gendong dan di sana dia mati. bener2 saya sangat sedih mengingatnya.

  5. saya menawarkan inovasi makanan baru untuk kelinci, mungkin kalo biasanya kelinci hanya diberi makan rumput tapi saya menawarkan terobosan baru, pakan kelinci berbentuk biskuit non rumput

    Keunggulan biskuit adalah mempunyai kandungan gizi dan protein yang tinggi. Selain itu juga bisa mempercepat pertumbuhan, menekan mortalitas, dan membuat kotoran tidak berbau. Dagingnya aman untuk dikonsumsi, lebih empuk dan berkolagen rendah

    Bahan Bici terdiri dari jagung, pollar, bungkil, bekatul, vitamin, mineral, anti oksidan, anti jamur, dan anti bakteri.

    produk kami sudah diakui oleh rekor muri indonesia untuk kategori pangan non hijau

    jika berminat bs hub saya via email reeyanti12121@yahoo.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s