Dilema Pemasaran Kelinci


“Follower never be a leader”,itu yang Kobika ingat dari membaca salah satu litertur marketing dari seorang penulis luar. Tapi benarkah seorang yg mengikuti pakem yang sudah ada atau dijalani para pendahulu tidak akan bisa menjadi top seller?
Kobika perhatikan di setiap produk di televisi, memang merek berlomba-lomba menyuguhkan tampilan produk baru, rasa baru atau bonus dari setiap produk. Mereka berusaha memberikan suatu inovasi baru agar lebih terlihat dari produk-produk lain yang sejenis.
Kenapa begitu? Ternyata dari beberapa penelitian pasar, konsumen Indonesia sekarang lebih cepat bosan dan selalu berusaha mencari hal-hal baru. Karena waktu pun tak cukup untuk mencari hal-hal baru maka yang diambil dr sekian banyak produk adalah yang paling terlihat dan paling baru.
Ternyata tidak itu saja,kata Hermawan.K. Kita ini sekarang hidup di dunia “venus”. Dunia para wanita, konsumen baik laki maupun perempuan menuntut layaknya konsumen wanita.
Mereka menuntut purna jual yang standby dan menyenangkan. Contoh yang paling kongkrit adalah pelayanan pajak yang berubah menjadi sangat friendly dan nyaman, atau pelayanan restoran-restoran yang menyambut kita seperti seorang raja dan ratu. Bahkan customer service provider selalu menerima komplen-komplen pelanggannya di tengah malam dengan nada yang menyenangkan. Salah nada sedikit saja bisa membuat seorang pelanggan pindah ke provider lain.
Memang kalau diaplikasikan sangat sulit, apalagi dunia kelinci benar-benar dunia yang menganut cara dan sistem penjualan yang konservatif dimana rasanya sangat tidak mungkin menciptakan suatu inovasi penjualan.
Tapi sangat naif jika kita berpikir dunia kelinci tidak bisa berkembang.
Tuntutan zaman dan perilaku konsumen mau tidak mau harus kita ikuti, kecuali kita ingin menciptakan suatu tren baru atau inovasi yang tentunya sangat baik dan dapat menjadi market leader jika berhasil. Suatu inovasi pasti membutuhkan pengorbanan baik waktu dan dana. Tapi jika suatu inovasi menjadikan kita market leader, yang lain hanya menjadi follower dan leader akan mendapatkan keuntungan maksimal di pasarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s