Kelinci Merontokkan Bulu Leher


Kobika sempat dibuat penasaran dengan kelinci yang merontokkan bulu lehernya padahal tidak dikawinkan.
Kobika memberi obat salep pada bagian yang sudah botak dan hasilnya memuaskan. Dalam beberapa hari saja,kerontokan sudah mulai tertutup lagi oleh bulu. Kobika berhenti memberikan salep.
2 minggu kemudian gejala itu berulang dan kali ini lebih parah dari sebelumnya karena seperti ada luka dalam yang mengering layaknya abses.
Apa yang menyebabkan luka begitu cepat terjadi? Kobika selama 2 hari mengamati secara intensif kelinci yang sakit dan memberikan pengobatan yang sama. Letak botol airpun agak ditinggikan agar luka dapat lekas kering.
Akhirnya Kobika menemukan penyebabnya. Mangkok makan yang dipakai Kobika mempunyai pinggiran yang cukup tinggi dan tipis. Pada saat pemberian pakan, mangkok yang dicuci sebelumnya tidak kering dan leher kelinci tergesek terus menerus selama makan. Hal ini menyebabkan luka dan jamur sehingga kelinci mencabuti bulu-bulu disekitar luka.
Kobika mengganti mangkok dengan yang lebih pendek serta pengobatan dengan salep. Hasilnya Alhamdulillah. Kelinci sehat kembali.

Advertisements

One thought on “Kelinci Merontokkan Bulu Leher

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s