Menghindari Induk Memakan Anaknya


Kobika sempat dipusingkan dengan induk yang selalu memakan anak-anaknya atau menduduki anak-anaknya. Padahal pakan yang diberikan tetap regular. Akhirnya Kobika mencoba merunut satu-satu apa saja yang bisa menyebabkan induk melakukan hal-hal yang tidak terpuji itu.
Kobika mencoba pada indukan pertama memasukkan kotak pada hari ke 27. Semua berjalan lancar. Induk membuat sarang dan merontokkan bulu. Kobika kemudian menutup kandang agar tidak terganggu. Setelah lahir, induk berperilaku normal sampai hari ke 4. Anakan semua wafat dengan tubuh gepeng.
Indukan kedua tahap-tahap awal tetap sama. Perubahan hanya dilakukan pada saat pemberian pakan yang menjadi 3 kali dalam sehari. Ternyata hasilnya sama. Malah lebih parah,induk memakan anaknya.
Indukan ketiga tahap-tahap awal juga tetap sama,namun yang berbeda dari waktu pemberian pakan. Kobika memberi pakan pada jam 8 pagi, jam 2 siang (hanya berupa wortel & buah) dan jam 6 sore. Kandang ditutup agar tidak stres karena kandang Kobika cukup sering dilalui orang.
Ternyata Kobika sukses menekan kematian dan kanibalisme.
Jam pemberian pakan ternyata cukup berpengaruh pada tingkat stres induk kelinci. Selain gizi dan air yang selalu tersedia.
Kobika juga memperhatikan kandang yang dibawahnya sering disatroni tikus, tingkat kegagalannya cukup tinggi.
Perlu dipertimbangkan untuk melatih induk agar tidak mudah stres dengan cara sering mengelus-elus pada saat hamil muda sehingga ia mengenal bau tangan pemiliknya dan tidak mudah stres jika kita memasukkan tangan kita ke kandang.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s