Dari Semarang Mengangkat Citra Kelinci Lokal


KUBIKA: apakah kelinci lokal itu?

Erick Ahmad: kelinci ukurannya lebih kecil daripada kelinci ‘impor’. Kelinci-kelinci lokal ini memiliki laju pertumbuhan yang lambat, bobot dewasa 0,9-1,2 kg, atau terkadang maksimal 2,5 kg. Tapi, bulunya sangat bagus, coraknya bervariasi. Bobot kelinci lokal kemungkinan dapat diperbaiki lewat pemuliaan.

KUBIKA: terus karena tampilan kelinci lokal yang kurang menarik apakah masa depan kelinci lokal hanya sebatas kelinci pedaging?atau kelinci untuk dipelihara langsung mati?

Erick Ahmad: sebenarnya semua kelinci memiliki tampilan sendiri dan memiliki ciri khas tersendiri cuma paradigma atau pandang orang terhadap kelinci  lokal hanya dipandang sebelah mata. Kita gak boleh memandang sebelah mata kelinci lokal. Setiap kelinci populer dan tidaknya tergantung kita sendiri bagaimana mengemasnya menjadi tampilan yang menarik

KUBIKA: dengan tampilan seperti itu memang kurang ada penggemar, apakah tidak bisa di perbaiki dalam arti ditingkatkan standarnya?

Erick Ahmad: sebenarnya bisa …misal kelinci lokal kita silangkan dengan rex. Mungkin tekstur tubuh bisa menjadi lebih baik. Kemudian kita populerkan dengan adanya kontes MINI NEW ZEALAND WHITE

KUBIKA: tapi bagaimana dengan tampilannya? Ciri-cirinya dan kekhasannya?apakah kang Erik sudah menstabilkan lokal+rex?

Lokal+Rex
Lokal+Rex

Erick Ahmad: sementara belum. Sudah saya coba berkali-kali keluarnya berbeda-beda.LOKAL+REX = LOKAL atau REX+LOKAL = terkadang rex terkadang local. depan = pejantan

KUBIKA: apakah kang Erik optimis dengan ras baru ini ke depannya jika berhasil tercipta suatu ras lokal baru yang baik seperti halnya rexa?

Erick Ahmad: optimis kang.Karena berbicara tentang kelinci pasti semua bisa dicoba. namanya juga kelinci percobaan. segala sesuatunya bisa berjalan apabila kita mendukung satu sama lainnya

KUBIKA: bagaimana tanggapan kang Erik dengan anggapan mengcrossing kelinci sama dengan perbuatan yang kurang bertanggungjawab karena merusak generasi kelinci?

Erick Ahmad: naghh.. ini pertanyaan yang sangat menarik. Selama percobaan ini tidak melanggar hukum terus tidak merugikan jenis kelinci yang lain. why not gitu… bisa jadi kita mendapatkan yang lebih baik dari persilangan itu… kalaupun kita mendapatkan silangan yang gak bagus ya berarti kita harus hentikan. seperti rexa, rexa apakah murni..awal mula juga dari silangan kan..

KUBIKA: Terima kasih banyak kang atas semua infonya. Semoga dapat menjadi booster bagi para breeder di Indonesia untuk maju.

web kang Erik: http://kembarrabbit.blogspot.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s